TRIBUNJABAR.CO.ID - Selama ini, para ilmuwan meyakini bahwa lumba-lumba mampu berkomunikasi satu sama lain. Namun hingga kini, proses komunikasi tersebut belum banyak diketahui.
Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Mathematics and Physics mengungkap bahwa mamalia dengan
kecerdasan tinggi itu berkomunikasi layaknya manusia.
Ilmuwan yang melakukan riset di Karadag Nature Reserve, Feodosia, Crimea, mengatakan, lumba-lumba berbicara menggunakan getaran.
Satu lumba-lumba menghasilkan getaran, klik, atau siulan. Sementara itu, lumba-lumba lain akan menunggu hingga menangkap getaran itu sebelum akhirnya merespon dengan getaran juga.
"Sehingga dalam hal ini, kita dapat mengasumsikan bahwa setiap getaran merupakan fonem atau bahasa lisan lumba-lumba, " kata Vyacheslav Ryabov, peneliti lumba-lumba yang memimpin riset.
"Secara esensi, proses pertukaran suara ini mirip dengan sebuah percakapan antara dua orang," imbuhnya seperti dikutip The Independent, Selasa (13/9/2016).
Penelitian melibatkan sepasang lumba-lumba hidung botol Laut Hitam bernama Yasha dan Yana. Dengan sistem audio khusus, peneliti mencatat percakapan antara lumba-lumba tersebut.
0 comments:
Post a Comment